segel indomart

Militan.co.id – Lagi Satpol PP Lamongan lakukan penyegelan minimarket karena membangkang dan tetap membuka usahanya meski sudah diperingatkan berulang kali.

Kepala Bidang Perundang-undangan Satpol PP Lamongan, Safari mengatakan, tiga minimarket ini terpaksa disegel karena melanggar Perda No 6 tahun 2013 tentang Penataan Pusat Perbelanjaan Toko Modern dan Pasar Tradisional.

3 minimarket ini, tidak gelap Safari, berada di wilayah Kecamatan Babat, Kecamatan Kedungpring dan Kecamatan Ngimbang.

“Tiga minimarket ini dulu juga sudah pernah ditutup tetapi masih juga melakukan aktivitasnya,” kata Safari kepada wartawan di lokasi, Rabu (14/11/2017).

Minimarket atau toko modern bisa berdiri di Lamongan asal berjarak 1 km dari pasar tradisional Supaya tidak mati dan bisa berkembang, keberadaan perda ini, tidak gelap Safari, untuk melindungi keberadaan pasar tradisional

“Sebab sudah sejumlah kali diperingatkan oleh petugas dan bahkan beberapa bulan lalu juga sudah dilakukan penutupan oleh petugas, namun pengelola tetap membangkang. Sehingga kami segel,” tekannya.

Terkait penyegelan ini, petugas meminta biar pengelola minimarket segera mengubah minimarketnya menjadi toko kelontong atau toko tradisional biar bisa beroperasi lagi.

Karena jaraknya yang dekat dengan pasar tradisional, kalau masih minimarket atau toko modern, kami akan menutupnya

Sementara kedatangan petugas Satpol PP menyegel minimarket membuat staf kaget. Biar pengelola segera menghentikan usahanya, petugas langsung meminta Bahkan, sejumlah pengunjung yang datang juga kaget dan terpaksa balik kanan sebab petugas langsung menyegel.

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here