pahlawan lamongan kadet suwoko
Judi Kartu Online

Militan.co.id – Sepak Terjang Kadet Suwoko Pahlawan Kembanggaan Warga Lamongan Dan Bonekmania, Di hari Pahlawan Ini Marilah kita Sedikit flashback kebelakang mengenang para pahlawan kita, Dari Lamongan sendiri ternyata kita memiliki seorang pahlawan heroik dalam melawan Belanda dalam Agresi Militer Belanda II pada tahun 1949 silam. Dia yang berani melawan adalah Kadet Suwoko.

Kadet Soewoko lahir tahun 1928 di Kampung Lumbangsari, Krebet, Malang Jawa Timur. Ia ditugaskan di Kodim Lamongan untuk menumpas penjajah-penjajah bangsa Belanda.

Kisah heroiknya yang hingga kini masih dikenang adalah saat Kadet Suwoko bersama regunya yang berjumlah delapan tergolong dirinya, mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada truk berisi dua belas tentara Belanda yang terperosok di parit Kampung Parengan (saat ini di Kecamatan Maduran).

Sebab jumlah senjata api hasil rampasan pasukan Jepang yang dimiliki regu Kadet Suwoko hanya berjumlah 7 , maka secara terpaksa 1 anggotanya dipilih untuk tetap tinggal bareng masyarakat. Sesudah pembagian tugas dan rencana usai, 7 prajurit tak takut mati ini berangkat menghabisi tentara-tentara Belanda.

monumen kadet suwokoMereka menyusuri Bengawan Solo dari Kampung Laren menuju medan juang. Semangatnya membara, sampai sampailah tujuh pejuang ini di kebun bengkoang masyarakat. Dengan hati-hati, mereka berpencar merayap untuk mencapai titik tembak yang ditentukan. Sesudah terdengar tembakan salvo, serangan kejut ini dilakukan

Namun fenomena selanjutnya di luar dugaan, setelah grup Kadet Suwoko ini mencapai titik tembak, tiba-tiba datang bala bantuan Belanda. Truk power wagon berisi serdadu Belanda ini mengangkat truk yang terperosok ke parit. Kekuatan musuh berlipat menjadi 37 pasukan.

Kadet Suwoko dan anggota grupnya tak gentar. Bagi mereka berapapun jumlah musuh tak masalah, selama nyawa dikandung badan, pantang untuk mundur.

Setelah waktu yang dirasa tepat, sejumlah pasukan Belanda ditumbangkan oleh segera hujan tembakan grup Kader Suwoko. Ada yang panik dan yang lainnya bergegas sembunyi di balik truk. Tak lama kemudian, kedua belah pihak ikut andil perang terbuka.

Pasukan Belanda yang didukung alutsista modern saat itu, memberondong ke sawah bengkoang. Setelah mengetahui titik lokasi grup Kadet Suwoko, sebagian tentara Belanda memutar arah untuk mengepung. Benar saja, situasi yang dihadapi grup Kadet Suwoko semakin rumit, mereka diserang dari beragam arah.

pahlawan kadet suwokoKorban dari kedua belah pihak tidak terelakkan. Untuk menyudahi situasi genting ini, untuk menerobos kepungan pasukan Belanda menuju Kampung Gumantuk yang berjarak paling dekat diputuskan kadet Suwoko bareng grup dengan lokasi.

Dari 7 pejuang yang selamat cuma 3 orang; dua di antaranya sukses menerobos kepungan musuh, 1 lagi lolos dari maut setelah pura-pura mati.

Setelah kedua bahunya tertembus timah panas musuh, kadet Suwoko sendiri tidak berdaya Di hadapan musuh, sisa-sisa tenaganya ia gunakan untuk memberontak dan menolak segala keinginan pasukan Belanda.

“Aku tidak mau menyerah, bunuh saya!” kalimat terakhir Kadet Suwoko sebelum dihabisi tentara Belanda.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu legi tanggal 4 Maret 1949 sekitar pukul 17.00 WIB di Desa Gematuk. 4 pahlawan kemerdekaan yang mati adalah Kadet Suwoko, Widodo, Kaery dan Lasiban.

Untuk mengenang kisah heroik ini, Pemkab Lamongan membangun monumen patung Kadet Suwoko yang berlokasi di pinggir jalan utama Lamongan- Surabaya. Patungnya gagah dengan senjata api di tangannya. Patung ini dibuat tahun 1975 dan direnovasi tahun 2014.

Di dasar bangunan patung yang berbentuk segi empat , juga dibuat relief untuk mengenang perjuangan Kadet Suwoko. Termasuk prasasti yang menceritakan riwayat singkat peristiwa penyerbuan Kadet Suwoko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kisah heroik Kadet Suwoko ini menjadi inspirasi logo grup suporter Persela yang berjuluk LA Mania dan Persebaya berjuluk Bonekmania.

Baca juga :

Hari Pahlawan Sosok Bung Tomo Sebagai Pembakar Semangat Arek Arek Suroboyo

 

Sepak Terjang Kadet Suwoko Pahlawan Kembanggaan Warga Lamongan

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here