tentara gadungan lamongan

Militan.co.id – Tentara Gadungan Lamongan Sukses Genjot 4 Perawan, 3 Lainnya Diporotin, lelaki penipu ini bernama Odhi winarto usianya masih 21 tahun, Si playboy harus berakhir ditangan pihak polisi pada Rabu 11/10, Dini Hari. Lelaki yang beralamat di jl KH Ahmad Dahlan, Desa Kalibumbung , Lamongan ini mengaku sebagai seorang tentara TNI AD.

Padahala pria yang memiliki ppotngan cepak serta berbadan tegap ini hanyalah lulusan SMA. Dia tertangkap ketika akan pergi Ke Jakarta menggunakan kereta APi Kertajaya, di Stasiun Lamongan.

Ia tak berkutik saat anggota Intel dan Kopda Rudi, Provost Kodim 0812 mendekatinya.

Setelah itu ia pun digelandang ke Kantor Subdenpom V.2/3 Lamongan untuk dimintai keterangan.

Kenekatan Odhi yang mengaku sebagai anggota TNI AD ini memang disengaja, terutama untuk mengelabui gadis-gadis yang didekatinya.

Tentara Gadungan LamonganBahkan di akun Facebook-nya, ia berani identitas dengan pangkat Pratu bernama Aris Setyawan, Yonif 623 Kalimantan Selatan.

Tak tanggung-tangung, tujuh gadis berhasil diperdayanya setelah berkenalan lewat Facebook.

Empat gadis di antaranya bahkan berhasil ditidurinya.

Sebelumnya, Odhi mengajak mereka berempat jumpa darat.

Dengan berbagai siasat, tentara gadungan ini berhasil memperdayai mereka dan diajak hubungan intim, layaknya suami istri.

Keempat gadis yang menjadi korban pelampiasan nafsu bejatnya di antaranya NN, asal Lamongan yang pernah diajak berhubungan badan sebanyak 3 kali di Vila Pacet Mojokerto.

Lalu DNA, asal Desa Gumantuk Kecamatan Sekaran, dua kali hubungan badan di Pantai Tuban dan di rumah DNA.

Tak hanya mengajak berhubungan seks, DNA juga dimintai uang Rp 2 juta sekitar bulan puasa 2016.

Korban ketiga LA, asal Dander Bojonegoro, yang diajaknya berhubungan badan sekali di Kamar Warung Balun, Turi.

LA juga dimintai uang Rp 700 ribu sekitar bulan April 2017.

Korban keempat yang berhasil ditidurinya adalah FT asal Simo Tuban.

Odhi dan FT bahan berhubungan badan empat kali di salah satu hotel di Bojonegoro pada 30 September 2017.

Sedangkan tiga perempuan yang dikenalnya, namun belum sampai diajak ‘begituan’, di antaranya SF, warga Temenggung Baru, Lamongan, lalu HB, warga Babat Agung Deket Kulon dan FTR asal Kedungpring.

Kedok Odhi terbongkar saat salah satu orangtua korban melapor ke Kodim 0812 Lamongan.

“tadi pagi Rabu 11/10 dia sudah diserahkan kepada Penyidik di Polres Lamongan, ujar Kasi Intel Kodim 0812, Kapten Ali Mahmud.”

Namun saat ini menurut Kasubag GUmas POlres Lamongan , AKP Suwarta, tersangka masih menjalani pemeriksaan.

 

Tentara Gadungan Lamongan

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here