Gadis Belia Asal Karangbinangun Diperkosa Ayah

Militan.co.id- Keseringan Di genjot Siswi Lamongan Ini Sampai Haml Tujuh Bulan, Begini Kisahnya, Pemuda bejat ini bernama Avip Firmansyah asli Dusun Bujel, Sendangrejo, Kec Ngimbang. DIa tega menodai adik kelasnya sendiri di SMA.

Avip sendiri merupakan seorang pengangguran yang baru lulus SMA. Karena perbuatannya ini Avip harus berhadapan dengan Unit perlindungan perempuan dan anak Aiptu Sunaryo, di rumahnya, Senin (11/9/2017).

Tersangka dilaporkan orangtua korban. Lantaran korban berinisial BT (16) hamil 7 bulan.
Perkenalan tersangka dengan korban bermula di dunia maya.

“Dia kelas satu dan saya kenal bermula dari Facebook,” aku Avip di Unit PPA Polres Lamongan, Senin (11/9/2017).
Selain kenalan melalui dunia maya, Avip juga kenal dengan kakak korban.

Baca juga : Kekeringan Mulai Gerogoti Gresik, Berikut Daftar Desa Kurang Air

Kenal dengan sang kakak, juga dimanfaatkan tersangka untuk mendekati BT.
Sejurus kemudian, Avip mulai memainkan modusnya, sering menghubungi korban.

Hingga sekitar Februari 2017, ia mengajak korban keluar untuk jalan-jalan keliling dengan menumpang sepeda motor tersangka.
“Kejadian itu malam hari. Dan pertama keluar sudah lansung saya gitukan,” aku Avip.

Hubungan layaknya suami istri yang pertama itu membuat tersangka ketagihan dan dua minggu kemudian janjian keluar lagi.
Saat melakukannya yang pertama dan kedua berbeda tempat.
Pertama dilakukan di jalan Drajat dan Jalan Pasar Legi Kecamatan Sambeng.

Aksi mesum itu diakui dilakukan di atas sepeda motor tersangka.
Dan sejak saat itu, tersangka sudah tidak pernah berkomunikasi dengan korban.

Terungkapnya kejadian ini bermula saat sedang di sekolah, BT jatuh pingsan.
Dari pemeriksaan medis diketahui korban tengah hamil. Dengan usia kehamilan 7 bulan.

Baca juga : Pondok Matholiul Anwar Sungelebak, Miliki Santri Dari Thailand, Baca Ceritanya Disini

MT (48), orang tua korban tak terima dan membawa masalah ini ke polisi. Dan pelaku berhasil diamankan saat sedang berada di rumah.
Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Suwarta mengatakan, apapun pengakuan tersangka, korbannya masih dibawa umur. “Ini juga Ada upaya bujuk rayu,” kata Suwarta.

Loading...