ujaran kebencian

Militan.co.id – Hina Polisi Di Facebook, Warga Baureno Diamankan, Warga desa Lebaksa, Baureno, Bojonegoro, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dia mengucapkan ujaran kebencian di media sosial Facebook, dia ditangkap karena pencemaran nama baik.

Pelaku diciduk tim Panther Polres Bojonegoro di rumahnya. Sebelumnya, salah satu anggota Polres Bojonegoro melaporkan pemilik akun tersebut pada Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 11.30 WIB. Pelaku dikatahui pemilik akun media sosial Facebook dengan nama akun “Basori Alwi”.

Kasubbag Humas AKP Mashadi menerangkan, kejadian itu bermula saat pelaku menuliskan di kolom komentar yang diunggah oleh seorang dengan nama akun Facebook Batandoz Overdosiz di grup Paguyuban Wong Bojonegoro.

Pelaku berkomentar dalam tulisan yang memberikan informasi kepada masyarakat bahwa ada razia kendaraan oleh Sat Lantas di depan Terminal Rajekwesi Kota Bojonegoro. Dia menuliskan ‘MAKLUM TANGGAL TUA POLIS NYA LAGI MISKIN’.

Mendapati hal tersebut, tim cyber troop Polres Bojonegoro yang mengatahui hal tersebut langsung melaporkan akun tersebut. Selanjutnya, ditindaklanjuti oleh tim Panther dengan langsung melakukan penyelidikan.

baca juga : Profil Biografi Dan Foto Hot Gebby Vesta, Super Montok

“Berkat patroli medsos cyber troop Polres Bojonegoro dan tim Panther yang melakukan penyelidikan akhirnya pelaku dapat diketahui identitasnya”, terang Kasubbag Humas, Sabtu (26/8/2017).

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro membenarkan perihal penangkapan pelaku dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bojonegoro. Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita 1 buah HP yang digunakan sebagai media untuk menuliskan komentar di akun Facebook miliknya dan 2 buah screnshot berisikan komentar pelaku yang mencemarkan nama baik Polisi.

“Oleh penyidik pelaku dijerat Pasal 27 ayat (3) tentang pencemaran nama baik jo pasal 45 ayat (3) UU No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Traksaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara,” jelas Kapolres.

Kapolres berpesan agar lebih bijak lagi menggunakan medsos sebagai ajang menjalin komunikasi dan mencari informasi dari teman di medsos. Selain itu, Kapolres juga mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan media sosial untuk menghujat serta memprovokasi.

“Komentar yang kurang baik dan dapat menimbulkan kebencian serta memprovokasi masyarakat. Bijak bermedsos dan gunakan internet untuk hal yang positif,” pesan Kapolres.

 

Sumber : beritajatim

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here