Militan.co.id – Rawan Penyalahgunaan Pupuk, Babinsa Lamongan Kawal Pendistribusian, Kodim Lamongan lewat Babinsa Ikut melakukan pengawasan terhadap pendistribusian Pupuk bersubsidi. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya penyelewengan yang banyak terjadi dan akan menimbulkan masalah bagi para petani.

Pemantauan atau pengawasan diantaranya dilakukan Babinsa Koramil Sekaran. Bahkan Babinsa langsung melakukan pengecekan kondisi pupuk bersubsidi hingga ke kios pupuk bersubsidi Tani Sidomulyo di Desa Siman Kecamatan Sekaran.

“Pengecekan di Kios Tani Sidomulyo, diantaranya mengecek administrasi rekapitulasi Rencana Defininitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) di Desa Siman untuk menyesuaikan dengan pendistribusian pupuk oleh CV Warna Agung dan PT.Tani Sidomulyo di wilayah Sekaran” kata Babinsa Koramil Sekaran, Serka Lemu, Senin (7/6) siang.

pupuk subsidi lamongan

Baca juga : Persela Kembali kedatangan Pemain asing dari Eropa

Selain itu, lanjutnya, PPL juga diberi arahan agar Gapoktan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani sesuai pengajuan dan kebutuhan serta harga yang sudah ditetapkan, jangan sampai kebutuhan petani belum tercukupi sudah dijual kepada petani luar yang bukan anggota kelompok tani Desa Siman.

Disisi lain, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sutrisno Pujiono, menjelaskan, Babinsa memiliki tugas untuk terus menyatu dengan petani. “ Babinsa tidak hanya dalam pendistribusian pupuk saja, hal tersebut guna mewujudkan kemanunggalan pertanian antara TNI dengan petani” tegas Letkol Inf Sutrisno Pujiono saat itu. Sedangkan untuk mencegah penyelewengan pupuk bersubsidi, Kodim Lamongan bekerjasama dengan pihak Polres Lamongan. Hal tersebut dilakukan semata –mata demi petani dalam memproduksi bahan pangan. “Kita akan terus melakukan pengawasan terhadap penjualan pupuk bersubsidi bagi petani di Lamongan. Dan untuk pengawasan penyelewengan, kita juga bekersama dengan pihak kepolisian” terang Sutrisno.

sumber:beritametro

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here