Militan.co.id – Nenek Pemulung Asli Laren Lamongan, Nabung 7 Tahun Untuk Naik Haji, Jika benar – benar berniat ibadah haji, siapapun kiranya mampu melaksanakannya. Tidak peduli ada atau tidaknya biaya. Seperti kisah perjuangan Nenek Pemulung yang sudah tujuh tahun menabung. DIa Berasal Dari Lamongan Jawa Timur. Bernama Murip yang kesehariannya Berkeliling desa mengumpulkan sampah.

Nenek berusia 70 tahun itu biasa mencari sampah hingga sejauh 20 kilometer, keluar dari desanya di Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Setelah berhasil dikumpulkan, sampah-sampah tersebut kemudian dijual kembali kepada pembeli yang datang ke rumahnya.

Dari hasil menjual sampah, Nenek Murip bisa mengumpulkan Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu per hari untuk berangkat haji ke Tanah Suci Mekah.

Tujuh tahun menabung, akhirnya nenek Murip bisa berangkat haji pada 1 Agustus 2017 bersama rombongan kloter 18 melalui embarkasi Surabaya.

Baca juga : Mahasiswa Unisla tewas Saat KKN

Selain Nenek Murip, di Sumedang, Jawa Barat, Nenek Piah juga akan ke Tanah Suci. Meski usianya kini 106 tahun, nenek asal Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, ini masih mampu berjalan sendiri dan beraktivitas normal.

Nenek Piah mengaku, cita-cita pergi haji sudah diinginkannya sejak masih kanak-kanak.

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here