Militan.co.id – Waspada Beli Garam Bercampur Denga Batu Di Lamongan, Warga Lamongan saat ini tengah diresahkan dengan naiknya harga garam. Hal ini dipicu karena barang yang langka. Memanfaatkan hal ini ada pedagang nakal yang berani mencampurkan garam dengan batu mirip kristal, dialami warga Desa Takerharjo, Kecamatan solokuro Kabupaten Lamongan.

“Batu mirip krital yang tercampur dengan garam tersebut keras sehingga sulit dihaluskan. Tidak seperti biasanya yang mudah dihaluskan saat dihaluskan bersama dengan bumbu dapur lain sebagai kelengkapan memasak” kata salah seorang warga Takerharjo, Kutia, Rabu (26/7) Menurut Kutia, garam bercampur batu mirip kristal yang dibeli dari sejumlah toko terdekat sekitar rumahnya tersebut dalam bentuk kemasan plastik.

Baca juga : Double Track Lamongan Kembali bikin macet

Kejadian tersebut diketahui saat Kutia sedang menyiap bumbu dapur untuk memasak. Dan saat garam dimasukkan ke cobekan dan dihaluskan bersama cabai, namun garam keras dan susah dihaluskan. Setelah dicek ternyata yang sulit dihalus berbentuk batu mirik kristal.

“Kita merasa janggal, karena biasanya tidak membutuhkan tenaga ekstra untuk menghaluskan garam, namun saat ulekan ditekan justru keluar suara keras. Ternyata yang sulit dihalus berbentuk batu mirik kristal. Kita kawatir batu tersebut dapat menimbulkan penyakit saat terkonsumsi,” ungkapnya. Disisi lain menurut Indahwan, salah satu pemilik toko yang menjual garam kemasan di Desa Takerharjo, dirinya mengaku tidak tahu menahu dengan garam kemasan yang berzampu batu itu.

“Saya akan mengembalikan garam kemasan ke toko asalnya di wilayah Kecamata Karanggeneng. Karena kita kawatir garam yang kita kulak tersebuit tidak laku hingga menyebabkan kerugian,”terang Indawan. Secara terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Lamongan, Agus Hendrawan, kondisi tersebut akan dilakukan pemantau ke Lamongan agar tidak meresahkan warga.

“Petugas terkait akan menindaklanjuti penemuan warga di Kecamatan Solokuro tersebut untuk memastikannya agar tidak menimbulkan keresahan masyakakat. Kita juga berharap, jika masyarakat lain di luar Kecamatan Solokuro menemukan hal serupa agar segera melapor ke Kepala Desa atau Kelurahan setempat yang kemudian ditindaklanjuti hingga ke kecamatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk dilakukan tindakan” kata Agus Hendrawan. sumber

 

Garam Bercampur Denga Batu Di Lamongan

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here