Militan.co.id – Penyesalan Birrul Walidain Soal Kartu Merah Yang Dia Dapatkan, Salah satu pemain muda Persela Lamongan Ahmad Birrul Walidain mendapatkan hadiah kartu merah dari wasit ketika melawn Bhayangkara FC Pada Pertandingan pekan 15 Liga 1 lalu.

Birrul selama ini jadi kipercayaan pelati Heri Kiswanto untuk bermain di posisi bek kanan. Peran yang sama ia perankan di laga melawan Bhayangkara FC. Birrul bermain cukup baik, sebelum ia mendapat kartu kuning pertama pada menit ke-73.

Tak hanya kartu kuning, karena Birrul melanggar lawan di kotak penalti, Persela dijatuhi hukuman penalti. Hanya sepuluh menit berselang, Birrul kembali membuat pelanggaran. Kartu kuning kedua keluar dari saku wasit dan Birrul harus masuk ke ruang ganti.

“Dalam sepak bola kita tidak pernah tahu kejadian di dalam lapangan akan seperti itu. Saya sendiri sebenarnya tidak ingin dapat kartu merah. Tapi semua sudah jadi keputusan wasit,” cerita Birrul.

“Ingin melakukan protes berlebihan hasilnya juga sama saja, tidak bisa berubah,” sambungnya.

Pemain berusia 21 tahun ini tentu saja sangat menyesalkan kejadian yang terjadi. Apalagi, saat itu, Persela sedang berjuang untuk bisa mengejar ketinggalan atas Bhayangkara FC. Hanya dengan sepuluh pemain di lapangan, Persela akhirnya kalah 1-3.

“Semua pasti ada penyelesalannya. Mungkin bisa dijadikan pelajaran sehingga lebih baik lagi kedepannya,” ucap Birrul. Baginya, kartu merah di laga melawan Bhayangkara FC adalah yang pertama di karir profesionalnya.

Pemain kelarhiran Kecamatan Babat ini pun berharap itu jadi kartu merah terakhirnya. Birrul tidak ingin mengulang kesalahan yang sama. Karena, ia sadar bahwa jika hal tersebut kembali menimpanya, maka tim Persela akan sangat dirugikan.

“Iya, semoga kedepannya tidak terulang lagi dan bisa lebih baik lagi,” tutup Birrul.

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here