militan.co.id – Keuntungan Asi Eksklusif Ibu, Makanan Bayi Terbaik, Menurut data dan survey di Indonesia ada kurang lebih sekitar 900ribu bayi yang mengalami Kurang gizi, hal ini diutarakan langsung oleh menterti Kesehatan RI, Almarhum Endang Rahayu dalam seminarnya tentang Nasional Pangan dan Gizi pada tahun 2012 lalu.

Masalah gizi pada bayi sebenarnya dapat diatasi bahkan dihindari apabila Air Susu Ibu (ASI) diberikan oleh ibu kepada bayinya selama 2 tahun sejak bayi dilahirkan. Pemberian ASI secara eksklusif adalah pemberian ASI dari seorang ibu kepada bayinya dari usia bayi 0 – 6 bulan tanpa tambahan makanan apapun. Jadi hanya diberikan ASI saja selama 6 bulan pertama kehidupan seorang bayi tanpa tambahan seperti susu formula, madu, air putih, sari buah, biskuit atau bubur bayi. Selanjutnya, dari bayi usia di atas 6 bulan sampai 2 tahun, ASI diberikan dengan ditambahkan makan pendamping ASI (MP-ASI) seperti bubur, biskuit dan buah.

Perlu diketahui dan dipahami bahwa nutrisi dalam ASI mencakup hampir 200 unsur zat makanan, dan ASI merupakan sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Yang Maha Kuasa yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan gizi bayi. Keseimbangan zat-zat gizi dalam ASI berada pada tingkat terbaik dan memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan system saraf.

Pemberian ASI merupakan metode pemberian makan bayi yang terbaik, terutama pada bayi umur kurang dari 6 bulan karena ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yang dibutuhkan untuk memenuhi seluruh gizi bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya. Dan saat bayi berumut 6-12 bulan, ASI masih merupakan makanan utama bayi, karena mengandung lebih dari 60 persen kebutuhan bayi. Guna memenuhi semua kebutuhan bayi, perlu ditambah dengan MPASI.. Setelah umur 1-2 tahun, meskipun ASI hanya bisa memenuhi 30 persen dari kebutuhan bayi, akan tetapi pemberian ASI tetap dianjurkan karena masih memberikan manfaat.

Beberapa zat gizi dan zat protektif yang terkandung dalam ASI yang memberikan manfaat untuk kesehatan bayi, yaitu :
Kolostrum
Kolostrum merupakan cairan kental berwarna kekuning-kuningan yang dihasilkan pada sel alveoli payudara ibu disaat pertama kali setelah proses melahirkan selesai. Kolostrum dihasilkan tidak dalam jumlah banyak tetapi sesuai untuk kapasitas pencernaan bayi dan kemampuan ginjal bayi baru lahir yang belum mampu menerima makanan dalam volume besar. Keuntungan Asi Eksklusif Ibu

Keuntungan Asi Eksklusif IbuProtein
Protein dalam ASI terdiri atas Casein (yang sulit dicerna) dan Whey (yang mudah dicerna), serta ternyata komposisi protein dalam ASI lebih banyak mengandung Whey daripada Casein sehingga akan mudah dicerna. Hal berbeda pada komposisi protein dalam susu sapi, dimana kandungan Caseinnya lebih banyak dibandingkan dengan Whey, sehingga seringkali menimbulkan permasalahan pencernaan pada bayi.

Lemak
Lemak adalah penghasil kalori (energi) utama dan merupakan komponen zat gizi yang sangat bervariasi.

Laktosa
Laktosa merupakan karbohidrat utama pada ASI yang fungsinya sebagai sumber energi dan meningkatkan penyerapan (absorbsi) kalsium serta merangsang pertumbuhan laktobasilus bifidus.

Laktobasilus
Laktobasilus bifidus merupakan zat gizi yang berfungsi menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang merugikan seperti bakteri E. Coli yang sering menyebabkan diare pada bayi.

Laktoferin
Laktoferin merupakan zat gizi yang bermanfaat untuk menghambat bakteri stafilokokus dan jamur kandida.

Vitamin A
Vitamin A sebagai zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan mata dan dalam ASI kandungannya dalam konsentrasi sebesar 200 IU/dl, ini sesuai dengan kebutuhan bayi selama masa pertumbuhan dari usia 0 – 24 bulan.

Zat Besi
Zat Besi yang terkandung dalam ASI memang sedikit, yaitu 0,5-1,0 mg/liter, namun ternyata bayi yang menyusui dengan ASI sangat jarang mengalami kekurangan zat besi (anemia). Hal tersebut dikarenakan zat besi pada ASI lebih mudah diserap.

Taurin
Taurin berupa asam amino dan berfungsi sebagai neurotransmitter, tetapi juga berperan penting dalam maturasi otak bayi.

Lisozim
Lisozim adalah zat gizi yang berguna untuk memecah dinding bakteri sekaligus mengurangi insiden karies Dentis dan Maloklusi (kebiasaan lidah yang terdorong ke depan akibat menyusu dengan botol dan dot).

DHA dan AA
Docosahexaenoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) merupakan asam lemak esensial yang berperan penting dalam pertumbuhan otak bayi sampai usia 1 tahun, serta jumlahnya dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan bayi.

Sel Darah Putih
Kumpulan sel darah putih adalah pasukan siap tempur yang amat protektif, mempunyai kemampuan membunuh kuman secara langsung maupun tidak langsung dan ASI amat kaya dengan sel darah putih atau leukosit, terutama pada kolostrum.

Antibodi atau Imonoglobulin Utama yaitu IgA, IgE dan IgM
Jumlah imonoglobulin terbanyak pada kolostrum, seiring dengan waktu persentasenya menurun, akan tetapi karena produksi ASI nya meningkat maka total imonoglobulin yang diterima bayi relatif sama bahkan meningkat selama periode ASI eksklusif. Keuntungan Asi Eksklusif Ibu

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here