SHARE
Tenggelam Di Waduk Dayakan

militan.co.id | Tenggelam Di Waduk Dayakan, Siswa SMP Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Bojonegoro, Warga yang tinggal di sekitar Waduk Dayakan, Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, digegerkan dengan adanya korban anak tenggelam yang ditemukan di dasar waduk dalam kondisi telah tak bernyawa lagi alias tewas, Senin (10/4/2017). Tenggelam Di Waduk Dayakan

Kejadian nahas tenggelamnya Ahmad Gustoha (16) siswa SMPN 1 Kalitidu Klas IX itu, bermula saat korban pulang dari sekolah dan hanya sebentar saja di rumah. Korban pulang hanya menaruh tas di rumahnya yang berada di Desa Kalitidu RT 05 RW 01 No 175 itu, kemudian korban keluar rumah dan kembali berkumpul bersama teman-Temanya untuk berangkat menuju ke Waduk Dayakan, sekira pukul 11.00 wib.

Awalnya, korban hanya duduk-duduk (nyangkruk) di tepi waduk dengan suasana yang dingin dan sejuk karena banyak pepohonan dan semilir angin di waduk tersebut. Tapi, sekira pukul 13.00 wib, korban turun ke waduk dengan maksud untuk berenang. Sayangnya, korban tak bisa berenang hingga kemudian tenggelam dan tak muncul lagi ke permukaan air waduk tersebut.

Merasa temanya ada yang tenggelam, akhirnya mereka turun ke waduk berupaya mencari korban dengan cara menyelam. Namun, upaya teman-temanya itu tak membuahkan hasil dan korban tak berhasil ditemukan. Karena itu, mereka berinisiatif menyampaikan perihal musibah itu kepada M. Sahli (30) yang juga kakak korban, sekira pukul 16.30 wib.

Agar bisa cepat menemukan korban M. Sahli menyampaikan hal itu kepada perangkat desa dan warga sekitarnya untuk membantu mencarinya dengan cara menyelam ke dasar waduk. Sekira pukul 18.26 wib, korban ditemukan di dasar waduk dan sudah dalam keadaan meningggal dunia. Tenggelam Di Waduk Dayakan

Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat bersama anggotanya yang mendapat laporan tersebut langsung menuju ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan langsung mengevakuasi korban ke RS PKU Muhamadiyah Kalitidu dan melakukan olah TKP serta menanyai para saksi mata dalam kejadian tersebut.

“Korban dinyatakan sudah meninggal dunia oleh Tim Medis RS Muhammadiyah Kalitidu yang didampingi anggota Polsek Kalitidu. Dalam pemeriksaan tersebut, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan, sebelum korban meninggal dunia sehingga korban dinyatakan meninggal dunia murni karena tengelam,” tegasnya.

Masih menurut Sugimat, dengan kejadian tersebut keluarga korban tidak mau untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan bermaterai. Keluarga korban sudah menerima musibah tersebut dengan iklas menerima kematian korban merupakan takdir dari Allah SWT. Sehingga jasad korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk segera dimakamkan. Tenggelam Di Waduk Dayakan

Loading...