Penculik Anak

militan.co.id | Salah Tangkap Di Bojonegoro, Diduga Penculik Anak Ternyata Adalah Orang Gila Bojonegoro, Berita bohong alias berita hoax tentang adanya penculikan anak ternyata masih dipercaya kebenaranya oleh masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Hal itu, terbukti dengan ditangkapnya seorang pria yang tak dikenal di Jl DPU Purwosari – Kaliaren, tepatnya berada di depan warung Sunartik yang berada di Dusun Glagah Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (11/4/2017), sekira pukul 10.00 wib.Penculik Anak

Penangkapan warga secara beramai-ramai terhadap orang tak dikenal (OTK) itu, berawal saat ada orang yang ditanya salah seorang warga, dengan pertanyaan mau apa. Orang tak dikenal tadi menjawan jika mau beli krupuk. Akan tetapi, pandangan matanya kemana-mana (Pelrak-plerok, Jawa red), hingga sangat mencurigakan.

Melihat gelagat orang tersebut, sehingga orang yang tak dikenal tadi dicurigai hendak melakukan penculikan anak di wilayahnya seperti halnya dengan issu penculikan anak yang beredar di masyarakat tersebut. Saat ditanya bilang mau beli kerupuk, tapi orang yang tak dikenal tadi malah ke belakang ke arah ke Sungai Giling sehingga orang yang tak dikenal tadi dikejar beramai-ramai oleh warga sekitar dan berhasil ditangkap di sekitar sungai lalu diikat (dibondho) dan dipanggilkan Polisi.

Untuk menghindari amuk masa, Kasun Glagah, Desa Purwosari Sugianto alias Totok (53) melaporkannya ke Mapolsek Purwosari sehingga orang yang tak dikenal tadi dijemput oleh Kanit Reskrim Polsek Purwosari Aiptu Antok Hadi Wibowo dan anggota lainnya untuk dibawa ke Polsek, guna dilakukan interogasi dan proses selanjutnya.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, melalui Kapolsek Purwosari AKP Soesilo TP membenarkan adanya penangkapan orang yang tak dikenal yang diduga hendak menculik anak di daerah tersebut.

“Setelah mendapat laporan Kanit Reskrim langsung kita perintahkan untuk datang ke lokasi dan membawa orang tak dikenal tadi ke Mapolsek Purwosari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Masih menurut Mas Soesilo – demikian panggilan akrab Kapolsek Purwosari AKP Soesilo TP – menambahkan, setelah dilakukan interogasi ternyata pria yang ditangkap tadi adalah orang gila (orgil). Pasalnya, pakaianya kotor dan lusuh, saat ditanya alamatnya dia tak bisa menunjukkan identitas dan menjawab dengan jawaban yang selalu beda-beda. Awalnya dia bilang orang Jombang, ditanya lagi bilang Ngajuk terus ditanya lagi malah bilang dari Jatirejo Mojokerto. Penculik Anak

“Kepada petugas akhirnya dia mengaku bernama Imron (24) yang beralamat di Jatirejo, Mojokerto. Diduga kuat warga salah tangkap karena mereka menduga orang yang tak dikenal itu orang yang hendak menculik anak-anak, ternyata malah orang gila. Sehingga, pihak Polsek Purwosari kemudian menyerahkannya ke RS Jiwa di Kalitidu,” tegas pria yang sebelumnya menjabat Kapolsek Balen itu.

Dengan adanya peristiwa itu, Kapolsek Purwosari berpesan bahwa di wilayah hukum Polres Bojonegoro hingga saat ini belum terbukti adanya penculikan anak. Hal itu hanya issu yang dihembuskan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Ditambahkannya, jika menemui orang yang mencurigakan laporkan ke Bhabinkamtibmas yang ada di desa masing-masing, ke Polsek terdekat atau melalui pelaporan berbasis Teknologi Informasi (TI) milik Polres Bojonegoro yaitu CAS (Crime Alarm Sistem).

“Jangan main hakim sendiri, laporkan kepada pihak yang berwajib, pasti langsung kami respon,” tandasnya. Penculik Anak

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here