Guru Lamongan Ditangkap Polisi

militan.co.id – Guru Lamongan Ditangkap Polisi Gara Gara Menipu Dengan Imin-Iming Jadi PNS, Seorang PNS Lamongan bernama Iskandar warga Sugio harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah tega melakukan sebuah penipuan kepada saudara dari Sutrisni yang juga PNS.

Akibat penipuan ini, pelapor menanggung beban kerugian Rp 70 juta. Uang yang diserahkan kepada Iskandar tak membuahkan kenyataan sesuai harapan keponakan pelapor, Ninik Hidayani, untuk diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil.

Padahal uang sebanyak itu telah diterimakan kepada Iskandar sejak Maret 2012 lalu.

“Uang itu sudah saya serahkan ke Pak Is (Iskandar, red) sejak enam tahun lalu,”kata Sutrisno kepada penyidik di Polres Lamongan, Rabu (5/4/2017) sore ini.
Dugaan penipuan ini bermula saat korban mendapat informasi akan adanya pengangkatan PNS guru asal membayar uang pelicin.

Mendapati informasi itu, Sutrisno kemudian memberitahukan kepada kakak kandungnya Supini.
Pasalnya Supini mempunyai anak yang sudah mengabdi sebagai tenaga guru honorer di SD Negeri Kalitengah 1 Sugio selama tujuh tahun. Guru Lamongan Ditangkap Polisi

Guru Lamongan Ditangkap PolisiKenyataannya, sejak uang Rp 70 juta diserahkan kepada Iskandar, Ninik Hidayani tidak juga diangkat sebagai CPNS.

Iskandar hanya janji – janji kalau keponakan pelapor akan diangkat menjadi CPNS.

Setiap kali didesak, Iskandar hanya bisa berkelit janji tanpa bisa memberikan kepastian.
“Sekarang ini pelapor masih dimintai keterangan penyidik. Tentu selanjutnya akan ditindaklanjuti memintai keterangan sejumlah saksi,”ungkap Kasubag Humas, AKP Suwarta kepada Surya.co.id, Rabu (5/4/2017).

Ujungnya terlapor akan dimintai keterangan juga. Kalau ada unsur penipuannya, maka pasal yang disangkakan adalah Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP.
Pelapor juga membawa alat bukti berupa kuwitansi pembayaran kepada Iskandar.

Guru Lamongan Ditangkap Polisi

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here