Kapal Asing Diperairan Lamongan

militan.co.id | Ini Tanggapan Gus Ipul Mengenai Kapal Asing Diperairan Lamongan Lamongan, Adanya informasi Tenaga Kerja Asing (TKA) Penyelam di Perairan Lamongan langsung direspon Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya. Imigrasi akan memeriksa warga negara China yang bekerja sebagai penyelam dan tinggal di atas kapal yang lego jangkar di perairan Lamongan.

Informasi keberadaan penyelam dari warga China itu sebelumnya dibocorkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul saat acara diskusi tentang tenaga kerja asing.

Gus Ipul mengaku mendapat laporan itu dari masyarakat yang resah. Setelah diperiksa, ada 30 WN China yang bekerja sebagai penyelam untuk memperbaiki alur perairan tersebut. Dan, mereka punya izin dari keimigrasian. Namun, Gus Ipul tetap meminta agar keberadaan pekerja asing itu diperiksa kembali.

“Terima kasih informasi yang disampaikan Pak Wagub. Nanti segera kita cek ke lapangan,” kata Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak M Ridwan, Sabtu (4/3/2017).

Ia menerangkan, Imigrasi memang mengeluarkan izin tinggal khusus di perairan bagi warga asing yang bekerja di alat angkut di perairan Indonesia. Izin tersebut dikeluarkan, juga berdasarkan rekomendasi dari instansi terkait yakni Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

“Kan surat rekomendasinya diajukan ke direktorat keimigrasian. Jadi nggak ujug-ujug (tiba-tiba) mengeluarkan surat keputusan keimigrasian. Imigrasi dalam hal ini Imigrasi Tanjung Perak hanya melaksanakan peneraan izin tinggal terbatas perairan kepada warga negara asing,” terang dia.

Ridwan menerangkan, pihaknya pernah bekerjasama dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Lamongan untuk mengecek keberadaan orang asing yang tinggal di atas kapal di perairan Lamongan.

Katanya, memang ditemukan orang asing bekerja di atas kapal. Bahkan orang asing tersebut pernah dibawa oleh Tim Pora Lamongan, karena tidak bisa menunjukkan paspornya. Namun, orang asing tersebut dilepaskan, setelah dapat menunjukkan paspor dan dokumen keimigrasiannya.

“Sempat dibawa oleh Tim Pora Lamongan, karena tidak bisa menunjukkan paspornya,” tuturnya.

Ia mengatakan, Imigrasi Tanjung Perak akan bekerjasama dengan Tim Pora Kabupaten Lamongan untuk mengecek lagi keberadaan warga negara asing. Termasuk mengecek, apakah mereka bekerja sebagai penyelam..

“Kita harus cek dulu ke lapangan. Apakah sama atau tidak dengan yang dulu. Kalau yang itu, sudah ada izinnya,” ujarnya.

“Nanti kita cek lagi rekomendasinya dari Perhubungan Laut. Apakah termasuk itu (bekerja menyelam) atau tidak. Ada data awal nggak. Kalau memang ada data awalnya, tinggal kita panggil sponsornya dan kita cocokkan ke lapangan. Segera mungkin akan kita cek,” jelasnya. Kapal Asing Diperairan Lamongan

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here