Raja Salman Ke Bali

militan.co.id – Polemik Salaman Ahok Dan Raja Salman, Pro Kontra Pun Terjadi, setelah menginjakkan kakinya ditanah Air pada tanggal 1 Maret 2017, Raja Salman Dari Arab Saudi bertemu dengan beberapa perwakilan Salahb satunya tentu Presiden Jokowi. Bersama-sama dengan Presiden Jokowi, Ahok menyambut Raja Salman dan bersalaman dengan ramah. Raja Salman tampak tersenyum ramah dan menyalami tangan Ahok yang Cina kafir itu dengan erat. Ahok mengenakan peci hitam dan setengah membungkuk untuk menyalami Raja Salman dengan penuh rasa hormat.

Raja Salman tampak cerah dan bahagia bertemu dengan Ahok yang cetar membahana terkenal diseluruh dunia dengan tudingan sebagai penista agama Islam. Raja Salman menatap wajah dan matanya Ahok dengan lembut dan tersenyum ramah penuh makna.

Presiden Jokowi tersenyum bahagia dan terharu dengan momen yang indah itu. Momen salaman Ahok dengan Raja Salman siang tadi akhirnya membuktikan bahwa Ahok tidak melakukan penistaan terhadap agama Islam, kecuali bagi raja FPI, Raja Salmon binti Rizieq Shihab itu.

Raja Salman yang bergelar sebagai Pelayan Dua Kota Suci (Khadimul Haramayn As-Syarifain) di Ka’bah Baitullah dan Masjidil Haram di Kota Makkah dan Makam Nabi Muhammad SAW dan Masjid Nabawi di Kota Madinah saja menyalami Ahok yang Cina dan kafir itu.

Tapi di Indonesia justru terjadi yang sebaliknya dimana para oknum FPI yang mengaku-ngaku kaum suci pembela agama Islam yang seringkali seenak udel mereka menuding Ahok menghina dan menista agama Islam. Yang lebih Islami, FPI atau Raja Salman?

Momen Raja Salman yang menggenggam tangan Ahok dengan erat dan hangat artinya menegaskan bahwa Ahok bukan penista Agama Islam dan menandakan tidak adanya pengaruh kasus penodaan agama yang didakwakan kepada Ahok bagi Raja Salman.

Peristiwa Ahok disalami Raja Salman adalah momen yang paling menarik dibandingkan serangkaian agenda Raja Salman di Indonesia karena selama ini Ahok sering diserang secara membabi-buta dengan caci maki Cina, kafir, penista agama Islam.

Berbanding terbalik dengan persidangan Ahok dimana ketika selesai sidang kemarin, 28/2/2017, Rizieq Shihab menolak mentah-mentah tidak mau menyalami Ahok dan pengacaranya. Ngapain juga salaman dengan raja ikan teri, mendingan salaman dengan Raja Salman yang lebih bergengsi dan berkualitas tinggi.

Salaman Ahok Dan Raja Salman

Salaman Ahok Dan Raja SalmanSecara protokoler, tentunya Raja Salman tidak akan sembarang salaman kepada seseorang dalam penyambutan resmi kenegaraan jika tidak melalui cek dan ricek yang ketat. Apalagi jika Ahok benar-benar menista dan meledek agama Islam, Raja Salman tentunya pasti akan menolak untuk bertemu dengan Ahok, apalagi bersalaman dengannya.

Jika Raja Salman mau menyalami Ahok dengan jabat tangan yang erat dan hangat artinya Raja Salman tahu betul bahwa Ahok hanyalah korban politisasi agama di Indonesia. Raja Salman juga tahu persis bahwa kasus penodaan agama yang menimpa Ahok hanya rekayasa politik di Indonesia, itulah sebabnya Raja Salman tidak ada masalah bersalaman dengan Ahok.

Akhirnya kebenaran terpampang dengan jelas didepan mata, dan seluruh dunia menyaksikannya. Kasihan FPI dan antek-anteknya. Sekarang mereka malu besar. Apalagi Habib Novel yang ngaku-ngaku keturunan langsung Nabi Muhammad SAW.

Kalau memang benar Habib Novel keturunan langsung Nabi Muhammad SAW, kenapa Raja Salman tidak mengagendakan salah satu acaranya dalam kunjungannya ke Indonesia untuk bertatap muka dengan si Habib yang ngaku-ngaku keturunan langsung Nabi Muhammad SAW?

Yang paling memalukan, dulu FPI berkoar-koar dengan pesan Hoax bahwa Raja Salman akan berkunjung ke Indonesia untuk bertemu Rizieq Shihab untuk membicarakan mengenai masalah Ahok.

Dasar FPI tukang sebar Hoax, mana ada kunjungan resmi kenegaraan antara dua negara besar untuk bertemu ormas seuprit yang tidak jelas juntrungannya itu guna membicarakan masalah urusan rumah tangga negara lain? Salaman Ahok Dan Raja Salman

Sumber : Seword.com

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here