Gadis Cantik Korban Banjir

militan.co.id – Dia Wulandaru, Si Gadis Cantik Korban Banjir Yang Jadi Perhatian Publik, Ekspose Korban Banjir Kali Ini Sedikit berubah Karena biasanya yang di perhatikan adalah tempat mengungsi atau mungkin posko banjir, dan penyaluran bantuan. Kali ini Seorang Gadis Cantik mampu mengalihkan dunia para korban banjir 2017.

Selama lebih dari tiga minggu terakhir, perempuan ini menjadi ‘bintang’ media sosial dan ramai diperbincangkan. Banyak netizen yang penasaran di mana foto perempuan itu diambil.

Si cantik itu bernama Nur Aini Wulandaru, warga Perum Bugulkidul, Kota Pasuruan. Perempuan berusia 24 tahun tersebut mengakui foto yang tersebar luas adalah dirinya. Ia mengaku tak menyangka jadi viral.

“Saya benar-benar nggak nyangka, lo, itu jadi viral, ha-ha-ha…,” kata Wulan, demikian dia disapa, saat berbincang dengan detikcom di rumahnya, Rabu (22/2/2017).

Wulan mengaku datang ke lokasi banjir di Desa Kedawung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, 26 Januari lalu, karena ingin melihat keadaan kakak iparnya yang baru melahirkan. Mendapat kabar tempat tinggal kakak iparnya terendam banjir, ia diajak sang ibu berkunjung untuk membantu. Gadis Cantik Korban Banjir

“Kakak ipar saya melahirkan sehari sebelum banjir. Mama ajak saya ke sana karena khawatir terjadi apa-apa dengan bayinya,” ujar Wulan.

Mengenakan baju berwarna cerah dengan makeup sempurna, Wulan, yang kini mengecat rambutnya dengan warna pirang, mengatakan, karena tergesa-gesa, ia bahkan tak sempat mandi dan ganti baju.

Gadis Cantik Korban Banjir“Mama bangunin. Langsung saya diajak ke sana. Jadi nggak sempat mandi, nggak sempat ganti baju. Ya, baju tidur itu dipakai,” imbuhnya sembari tersenyum.

Lulusan Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang ini menceritakan, saat tiba di lokasi banjir, ia terjun ke air setinggi dada orang dewasa untuk menuju ke rumah kakaknya yang terendam.

Tak peduli penampilannya yang seksi jadi perhatian banyak orang, ia berjibaku membantu petugas yang mengevakuasi kakak ipar dan keponakannya yang baru berusia 2 hari ke puskesmas.

Setelah evakuasi selesai, ia bisa santai menghela napas. Kesempatan itu ia gunakan ber-selfie di tengah banjir dan bermain smartphone. Wulan mengaku sering berada di luar kota, dan pengalaman “bermain” di genangan banjir waktu itu merupakan yang pertama yang ia rasakan.

“Saya baru pertama kali masuk ke banjir. Jadi ya seneng aja. Kebetulan saat itu ada Pak Bupati yang memantau lokasi banjir. Kalau tahu banyak wartawan, saya pasti dandan yang cantik,” selorohnya. Gadis Cantik Korban Banjir

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here