Sidang Dimas Kanjeng

militan.co.id | Sidang Dimas Kanjeng Ditunda, Ini Alasanya Probolinggo, Sidang kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan pimpinan, guru besar PadepokanDimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Wangkal, Kecamatan Gading,Probolinggo, Taat Pribadi di Pengadilan Negeri (PN) KraksaanProbolinggo, Kamis (9/2/2017) ditunda.

Sidang batal dilakukan karena Taat Pribadi tidak didampingi penasehat hukumnya.

Dalam sidang ini, Taat Pribadi dijadwalkan menjalani sidang pertama dalam kasus penipuan dan penggelapan.

Selanjutnya, Taat Pribadi juga akan disidangkan dalam kasus pembunuhan mantan pengikut padepokannya Abdul Gani dan Ismail Hidayah.

“Sidang ditunda minggu depan karena Taat Pribadi tidak didampingi penasehat hukumnya,” kata Usman salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Usman menjelaskan, untuk sidang penipuan dan penggelapannya, sehurusnya tidak wajib didampingi pengacara.

Namun, Taat Pribadi tetap bersikukuh untuk meminta didampingi penasehat hukum saat menjalani sidang ini.

“Kami harus menghormati permintaan terdakwa. Makanya sidang ditunda minggu depan di hari dan jam yang sama,” paparnya.

Taat Pribadi terlihat sangat segar saat tiba di PN Kraksaan. Ia dibawa menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Tinggi dengan dikawal patwal.

Pengawalan Taat Pribadi ini tak seketat saat kasus ini baru-baru mencuat dahulu.

Sebab, saat itu, Taat Pribadi selalu dimasukkan ke dalam mobil barakuda dengan alasan keamanan.

Meski demikian, pengawalan Taat Pribadi dari Rutan Medaeng, Sidoarjo, ke Probolinggo ini tetap dijaga ketat oleh Brimob.

Sesampainya di PN Kraksaan, Taat Pribadi langsung dibawa ke ruang tahanan.

Selama perjalanan itu, Taat Pribadi melempar senyum ke semua yang ada di PN Kraksaan.

Wajahnya tampak segar dengan rambut klimis yang menjadi ciri khasnya.

Ia pun mau diajak komunikasi meski irit jawabannya.

“Bagaimana kabarnya Pak Taat Pribadi,” tanya salah seorang jaksa.

“Allhamdulillah baik, ya seperti apa yang anda lihat saat ini,” jawabnya.

Sidang dimulai tepat pukul 09.00. Taat Pribadi dikawal anggota Shabara Polres Probolinggo. Ia tampak tenang duduk di kursi pesakitan.

Beberapa kali, Taat Pribadi terlihat senyum di kursi pesakitan.

Raut wajahnya tampak serius saat Ketua Majelis Hakim Basuki Wiyono , dan dua hakim anggota masuk ke dalam ruang sidang.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan ini dimulai.

Namun, terdakwa Taat Pribadi menyampaikan permohonan untuk sidang ditunda dengan alasan menunggu penasehat hukumnya.

Majelis hakim melakukan diskusi dan akhirnya memutuskan untuk menunda persidangan itu dan memberikan kesempatan terdakwa untuk menghadirkan penasehat hukumnya.

Padahal, meski tanpa penasehat hukum, sidang kasus penipuan dan penggelapan ini masih berlangsung. Sidang Dimas Kanjeng

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here