Banjir Jombang

militan.co.id – Kawasan Bantaran Sungai Bengawan Solo Kembali di Hantui Rasa Was-was Hujan semalam membuat resah warga yang kemarin rumahnay tergenang banjir, Baru semalam banjir akibat gelontoran air Bengawan Solo surut, kini hujan deras kembali mengguyur wilayah Lamongan. Padahal para korban banjir sudah mulai membersihkan lumpur coklat pasca surutnya air sungai. Bantaran Sungai Bengawan Solo

Warga khawatir hujan di bagian hulu sederas hujan di Lamongan. Kalau hujan di hulu deras, dipastikan banjir susulan akan terjadi.

“Ini baru semalam air surut hingga tidak ada genangan di pelataran rumah,”ungkap Ahmad Zainuri, warga Laren.

Warga semula sudah lega karena banjir sudah meninggalkan rumah dan pelataran rumah mereka. Sebagian warga yang semula menjaga penanggulangan bibir tanggul juga bisa leluasa meninggalkan titik tanggul rawan.

Karena hujan yang sejak pukul 15.00 WIB  terus mengguyur deras, mau tidak mau memaksa warga untuk kembali konsentrasi ke sejumlah tanggul rawan luber dan jebol itu.

“Warga kembali was – was dihantui banjir susulan,”kata Ulfah warga Gendong.

Sementara tanggul wedok Pringgoboyo masih menjadi perhatian warga. Tenda yang berdiri di atas tanggul untuk tempat berteduh dan bermalam masih dibiarkan berdiri.

“Tenda tidak akan kami bongkar sebelum kondisi permukaan air Bengawan Solo benar – benar turun,”ungkap Askan warga Pringgoboyo.

Demikian juga dengan persiapan karung dan trucuk. Tetap disiagakan di lokasi yang akan mempermudah warga juga sewaktu – waktu permukaan air Bengawan Solo meluap dan mengancam tanggul. Bantaran Sungai Bengawan Solo

Khusus warga Pangkatrejo dan Parengan yang topografi wilayahnya ada di antara dua tanggul dengan masing – masing ujung tanggul menyambung membentuk baskom, ternyata banyak yang sejak awal mengemasi barang – barangnya, bahkan dipacking dalam beberapa koper, tas dan kardus yang jika sewaktu – waktu banjir tinggal diangkut.

“Ya siap – siap saja. Nek banjir tenan tinggal ngangkut,”kata Hj Istiqomah sembari menunjuk dua koper besar yang berisi barang.

Pangkatrejo dan Parengan adalah dua desa yang sangat parah jika benar – benar banjir. Pasalnya posisi bangunan rumah warga jauh  lebih rendah dari pada tanggul. Atap ujung rumah tingginya sama dengan tanggul yang mengelilingi dua desa itu. Bantaran Sungai Bengawan Solo

Kawasan Bantaran Sungai Bengawan Solo Kembali di Hantui Rasa Was-was

Jangan Lupa Bagikan Informasi Ini Ke Saudara Atau teman Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here